Kelapa Bido (4 - Tamat): Ketinggian Pohon Relatif Pendek dan Mudah Dikelola

Penampakan kelapa Bido yang pendek dan produktif. Dokpri.
Penampakan kelapa Bido di Kabupaten Pulau Morotai yang pendek dan produktif. Dokpri.

Oleh Prof. Dr. Ahmad Talib, S.P., M.Si 

Keunggulan lain dari kelapa Bido tampak pada sosok pohonnya. 

Pohon kelapa Bido tidak menjulang. Tidak mengintimidasi. Pada usia sekitar 60 tahun. tingginya hanya berkisar sembilan meter.

Baca Kelapa Bido (3): Kandungan Minyak Tinggi dan Potensi Pengembangan Industri

Bandingkan dengan kelapa pada umumnya. yang dapat melampaui 20 meter. Perbedaan ini bukan sekadar angka. Ia menghadirkan kemudahan yang nyata di lapangan.

Pohon kelapa Bido tidak tinggi, kerja lebih ringan

Bagi petani. pohon yang lebih pendek berarti kerja yang lebih ringan. Proses panen menjadi sederhana. Lebih aman. Tidak perlu memanjat terlalu tinggi. Tidak memerlukan peralatan yang rumit.

Perawatan pun menjadi lebih terkendali. Pemupukan bisa dilakukan dengan mudah. Pemangkasan daun tidak menyulitkan. Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan lebih cepat dan lebih tepat.

Baca Kelapa Bido (2): Produktivitas Tinggi dengan Masa Panen Cepat

Semua itu bermuara pada efisiensi. Tenaga kerja dapat dihemat. Biaya dapat ditekan. Waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik.

Di sisi lain. kelapa Bido dikenal memiliki umur produktif yang panjang. Ia terus berbuah. Tahun demi tahun. Memberi hasil yang tidak terputus.

Dalam rentang waktu yang panjang itu. petani tidak hanya memanen buah. Mereka memanen kepastian. Memanen keberlanjutan.

Dengan karakter seperti ini. kelapa Bido menjadi pilihan yang rasional. Cocok dikembangkan di tingkat perkebunan rakyat. Layak pula didorong sebagai komoditas unggulan daerah.

Penutup

Kelapa Bido bukan sekadar tanaman. Ia adalah bagian dari lanskap hidup masyarakat pesisir Kabupaten Pulau Morotai. Tumbuh bersama waktu. Menyatu dengan tradisi.

Varietas ini memiliki jejak sejarah yang panjang. Telah lama dimanfaatkan. Telah lama menjadi penopang kehidupan.

Melalui penelitian dan pengujian. posisinya kemudian diperkuat. Pada tahun 2017. kelapa Bido ditetapkan sebagai varietas unggul nasional oleh Kementerian Pertanian. Sebuah pengakuan formal atas potensi yang selama ini hidup di lapangan.

Keunggulannya jelas. Produktivitas tinggi. Masa panen relatif cepat. Kandungan minyak melimpah. Tinggi pohon yang bersahabat.

Semua itu membuka peluang. Tidak hanya sebagai komoditas pertanian. tetapi juga sebagai bahan baku industri. Bahkan lebih jauh. sebagai identitas ekonomi daerah.

Di sana. kelapa Bido berdiri dan daunnya yang melambai-lambai. Tidak sekadar sebagai pohon. tetapi sebagai harapan. Yang bisa tumbuh. Yang bisa dikembangkan. Yang bisa menghidupi.
(Tamat)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
sr7themes.eu.org